Djamari Chaniago Dilantik Prabowo Sebagai Menko Polkam

Djamari Chaniago Dilantik Prabowo Sebagai Menko Polkam

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Letnan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Upacara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025), dengan suasana khidmat.

Pelantikan ini mengakhiri kekosongan kursi Menko Polkam yang sempat terjadi sejak pengunduran diri Budi Gunawan. Selama masa kosong, tugas Menko Polkam dijalankan sementara oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca Juga : “BNPB Tebar Garam di Langit Jawa Cegah Banjir Ulang

Prosesi Pelantikan di Istana Negara

Upacara pelantikan dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, serta pejabat TNI-Polri. Prosesi diawali pembacaan Keputusan Presiden yang diteken Prabowo.

Keppres tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. Setelah itu, Djamari Chaniago mengucapkan sumpah jabatan dengan didampingi Presiden Prabowo.

Kutipan Sumpah Jabatan Djamari Chaniago

Dalam prosesi, Djamari mengucapkan sumpah untuk setia kepada UUD 1945. Ia menegaskan komitmennya menjalankan peraturan perundang-undangan demi bangsa dan negara.

“Demi Allah saya bersumpah, akan setia kepada UUD 1945 serta menjalankan peraturan dengan sungguh-sungguh,” ucap Djamari.

Ia juga menekankan kesiapannya menjunjung etika jabatan dan bekerja penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas barunya.

Sosok Djamari Chaniago

Djamari Chaniago merupakan purnawirawan TNI AD dengan rekam jejak panjang di bidang militer. Jabatan terakhirnya adalah Komandan Jenderal Komando Strategis Angkatan Darat (Danjen Kostrad).

Selama bertugas, ia dikenal memiliki kemampuan strategi dan pengalaman operasi militer di berbagai penugasan. Pengalamannya ini diyakini menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan politik dan keamanan.

Tantangan Menko Polkam Baru

Sebagai Menko Polkam, Djamari akan menghadapi tantangan kompleks. Mulai dari stabilitas politik dalam negeri hingga penguatan koordinasi antar lembaga keamanan.

Situasi geopolitik regional juga menuntut perhatian, termasuk isu Laut Cina Selatan dan keamanan perbatasan. Selain itu, tantangan keamanan siber menjadi agenda penting yang harus diperhatikan.

Pandangan Presiden Prabowo

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya posisi Menko Polkam sebagai penjaga stabilitas nasional. Ia berharap Djamari mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dengan TNI, Polri, dan lembaga intelijen.

Prabowo menilai pengalaman panjang Djamari akan membantu menghadirkan kebijakan yang strategis. “Kita butuh Menko Polkam yang tegas, berpengalaman, dan mampu menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Kehadiran Tokoh Penting di Upacara

Pelantikan ini dihadiri tokoh penting dari berbagai lembaga negara. Hadir pula pimpinan DPR, MPR, Mahkamah Agung, serta Panglima TNI dan Kapolri.

Kehadiran mereka mencerminkan dukungan penuh terhadap pelantikan Djamari. Dukungan ini menjadi simbol bahwa stabilitas politik dan keamanan menjadi prioritas pemerintah.

Latar Belakang Kosongnya Kursi Menko Polkam

Kursi Menko Polkam kosong setelah pengunduran diri Budi Gunawan. Selama masa transisi, tugas Menko Polkam diemban ad interim oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

Kekosongan ini menimbulkan sejumlah spekulasi politik. Namun, penunjukan Djamari dinilai mengakhiri perdebatan sekaligus memberikan kepastian arah kebijakan keamanan nasional.

Pengalaman Militer Jadi Modal

Djamari memiliki pengalaman memimpin pasukan di berbagai daerah konflik. Keahliannya dalam mengatur strategi lapangan membuatnya dikenal sebagai perwira disiplin dan visioner.

Kemampuan ini dianggap relevan dengan tantangan saat ini, di mana isu keamanan tidak hanya bersifat militer, tetapi juga politik, sosial, dan teknologi.

Arah Kebijakan ke Depan

Dengan pelantikan ini, diharapkan stabilitas politik dan keamanan nasional semakin terjaga. Djamari akan menjadi penghubung utama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Langkah strategisnya akan sangat menentukan, terutama dalam mengantisipasi ancaman terorisme, radikalisme, serta menjaga keamanan jelang agenda politik nasional mendatang.

Penutup

Pelantikan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam menandai komitmen Presiden Prabowo menjaga stabilitas nasional. Dengan pengalaman panjang di militer, Djamari diharapkan mampu membawa kebijakan yang kuat dan adaptif.

Tantangan politik dan keamanan yang dinamis menuntut kepemimpinan yang berpengalaman. Publik kini menanti gebrakan awal Djamari dalam memperkuat koordinasi keamanan nasional.

Baca Juga : “Polisi Peru Tangkap Komplotan Pembunuh Zetro Purba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *