donmckayfilm – Pemerintah Indonesia melalui PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) bekerja sama dengan rumah desain asal Italia, Italdesign. Untuk mengembangkan konsep desain mobil nasional yang berbasis kendaraan listrik. Mobil yang dinamakan Indigenous Indonesian Car (i2C) ini akan hadir sebagai Sport Utility Vehicle (SUV) listrik yang tidak hanya memenuhi kebutuhan kelembagaan negara tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan teknologi Indonesia. Proyek ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi emisi karbon dan memperkuat industri otomotif nasional menuju masa depan yang berkelanjutan.
“Baca Juga: Motor Listrik Honda EV Outlier Concept Tampil Futuristik dan Inovatif”
Desain i2C: Menggabungkan Identitas Budaya dan Teknologi Canggih
Mobil i2C dirancang dengan tampilan yang kokoh dan tegas. Bentuk kotak dengan garis vertikal di bagian depan memberikan kesan kuat. Sementara sisi belakang yang ramping meningkatkan aerodinamika dan ruang kabin. Ground clearance yang tinggi memungkinkan i2C untuk melewati berbagai kondisi jalan di Indonesia. Di dalam kabin, desainnya memadukan kemewahan dan kenyamanan. Termasuk layar sentuh besar di dashboard dan kursi baris kedua dengan meja kecil yang bisa dilipat, cocok untuk menunjang produktivitas. Sentuhan budaya Indonesia juga terasa dengan detail batik pada pintu kendaraan, yang semakin menegaskan nilai-nilai budaya lokal.
Kolaborasi Jangka Panjang Antara TMI dan Italdesign
Andrea Porta, Business Developer Italdesign, menyebut proyek i2C sebagai langkah penting dalam visi industri otomotif Indonesia. Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pembuatan desain, tetapi juga bertujuan membangun hubungan jangka panjang yang berfokus pada tujuan bersama. Yaitu menciptakan mobil listrik yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia dan budaya lokal. Italdesign sendiri memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan kendaraan untuk berbagai merek global. Seperti Hyundai, Daewoo, dan Vinfast, menjadikannya mitra yang ideal dalam proyek ini.
Rencana Peluncuran i2C pada 2026
TMI berencana memperkenalkan versi lengkap dari i2C, SUV listrik tujuh penumpang, pada pameran otomotif besar pada tahun 2026. Rencana ini akan diwujudkan setelah proses pengembangan dan evaluasi desain yang matang. Mobil ini diharapkan dapat menjadi simbol kebangkitan industri otomotif Indonesia. Dengan teknologi yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan konsumen domestik. Hingga saat ini, kendaraan ini masih dalam tahap desain, dan TMI bersama Italdesign berfokus untuk memastikan kualitas dan fungsionalitasnya.
Proyek Mobil Nasional Masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)
Menteri Perindustrian Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebelumnya mengungkapkan bahwa proyek mobil nasional ini telah diusulkan untuk masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, purwarupa SUV yang menjadi dasar mobil nasional ini sudah diperkenalkan kepada publik. Model tersebut dianggap sebagai cikal bakal dari i2C yang akan dirilis nanti. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, proyek ini diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam industri otomotif nasional, yang tak hanya berfokus pada produksi kendaraan, tetapi juga pada inovasi teknologi yang berkelanjutan.
“Baca Juga: Harga DRAM Meroket, Produsen RAM Tunda Produksi DDR5″
i2C: Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan Indonesia
Proyek i2C menandakan ambisi Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik global, sekaligus memperkuat identitas budaya dan teknologi dalam kendaraan domestik. Melalui kerja sama dengan Italdesign, Indonesia mempersiapkan diri untuk tidak hanya memperkenalkan produk yang inovatif, tetapi juga menjadikan mobil listrik sebagai bagian dari transformasi ekonomi dan industri yang berkelanjutan. Ke depan, i2C diharapkan menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kendaraan listrik nasional yang dapat bersaing di pasar global.