donmckayfilm – Itel resmi memperkenalkan A300C sebagai smartphone entry-level terbaru di pasar India. Perangkat ini mengutamakan daya tahan baterai dan ketahanan bodi untuk penggunaan harian. Itel membekalinya dengan baterai 6.000mAh yang tergolong besar di kelasnya. Smartphone tersebut juga mengantongi sertifikasi militer MIL-STD-810H dengan klaim ketahanan terhadap benturan. Di sektor performa, Itel A300C mengandalkan chipset Unisoc T7100 dengan RAM 4GB. Penyimpanan internalnya mencapai 64GB dan masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD. Menariknya, terdapat indikasi bahwa Itel A300C juga berpotensi hadir di pasar Indonesia dalam waktu dekat.
“Baca Juga: Xiaomi Pad 9 Series Hadir dengan Chipset Snapdragon”
Layar 6,56 Inci Membawa Refresh Rate 90Hz
Itel A300C menggunakan layar berukuran 6,56 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1.612 piksel. Panel tersebut menawarkan refresh rate hingga 90Hz untuk menghasilkan tampilan yang lebih halus. Desain layar masih menggunakan notch berbentuk waterdrop yang menjadi tempat kamera depan. Kamera selfie tersebut memiliki resolusi 5MP untuk kebutuhan foto dan panggilan video. Bezel layar juga dirancang untuk mempertahankan bentuk perangkat yang sederhana sebagai smartphone entry-level. Pada bagian belakang, Itel hanya menyediakan satu kamera utama dengan resolusi 8MP. Konfigurasi tersebut menunjukkan fokus perangkat pada fungsi fotografi dasar. Pengguna tetap dapat memanfaatkan kamera untuk dokumentasi sederhana dan kebutuhan komunikasi sehari-hari.
Baterai 6.000mAh Menjadi Fitur Utama Itel A300C
Sektor baterai menjadi salah satu keunggulan utama Itel A300C dibandingkan smartphone entry-level lainnya. Perangkat membawa baterai berkapasitas 6.000mAh untuk mendukung penggunaan dalam waktu lebih panjang. Kapasitas tersebut lebih besar dibandingkan kapasitas 5.000mAh yang umum ditemukan pada smartphone kelas dasar. Itel menyediakan dukungan pengisian daya dengan daya maksimal mencapai 18W. Pengisian dilakukan melalui port USB-C yang kini menjadi konektor utama perangkat. Kapasitas besar tersebut dapat membantu pengguna yang sering beraktivitas jauh dari sumber listrik. Namun, daya tahan aktual tetap bergantung pada pola penggunaan, jaringan, dan tingkat kecerahan layar. Itel belum mencantumkan klaim spesifik mengenai durasi penggunaan dalam satu kali pengisian.
Sertifikasi MIL-STD-810H Memberikan Perlindungan Tambahan
Selain baterai besar, Itel A300C membawa sertifikasi militer MIL-STD-810H. Sertifikasi tersebut disertai klaim ketahanan perangkat terhadap benturan atau terjatuh. Fitur tersebut memberikan perlindungan tambahan untuk penggunaan perangkat dalam berbagai kondisi. Namun, Itel tidak mencantumkan sertifikasi IP untuk ketahanan terhadap air dan debu. Karena itu, pengguna tidak sebaiknya menganggap perangkat memiliki perlindungan khusus terhadap paparan air. Untuk performanya, smartphone ini menggunakan chipset Unisoc T7100. Konfigurasinya mencakup RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Itel menyediakan slot microSD yang mendukung ekspansi kapasitas hingga 2TB. Dukungan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan tambahan.
“Baca Juga: Moto Edge 70 Neo Siapkan Snapdragon 7s Gen 3″
Harga Itel A300C di India Mulai Rp2 Jutaan
Itel melengkapi A300C dengan sejumlah fitur tambahan untuk kebutuhan penggunaan sehari-hari. Sensor sidik jari ditempatkan pada tombol daya di bagian samping perangkat. Smartphone ini juga memiliki speaker dengan dukungan DTS untuk meningkatkan pengalaman audio. Itel turut menyediakan fitur infrared remote control untuk mengendalikan perangkat elektronik yang kompatibel. Di India, Itel A300C dibanderol dengan harga sekitar 11.000 rupee. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp2 juta berdasarkan perkiraan konversi. Saat ini, India menjadi pasar debut pertama untuk smartphone tersebut. Belum ada informasi resmi mengenai harga dan jadwal peluncurannya di Indonesia. Namun, indikasi kehadiran perangkat di pasar Tanah Air membuka peluang peluncuran pada waktu mendatang.