POCO C81 Pro Debut, Usung Baterai 6.000mAh

POCO C81 Pro Debut, Usung Baterai 6.000mAh

donmckayfilm – POCO C81 Pro hadir sebagai varian baru di kelas terjangkau. Perangkat ini membawa spesifikasi yang mirip POCO C81 standar. Namun, ada beberapa penyesuaian penting pada versi Pro. Fokus utamanya terlihat pada penyimpanan internal lebih besar. POCO tampaknya ingin memberi opsi tambahan bagi konsumen. Segmen entry-level memang sangat sensitif terhadap harga. Karena itu, perubahan biasanya dibuat secara selektif. POCO mempertahankan banyak komponen utama dari model dasar. Strategi ini membantu menekan biaya produksi. Di sisi lain, pengguna tetap mendapat pilihan lebih lengkap. Nama Pro sering dipakai untuk membedakan fitur tertentu. Dalam kasus ini, peningkatan tidak terlalu ekstrem. Meski begitu, kapasitas storage lebih luas cukup menarik. Banyak pengguna kini membutuhkan ruang lebih besar. Aplikasi, foto, dan video terus memakan kapasitas harian. Karena itu, varian ini tetap relevan untuk pasar luas.

“Baca Juga: Spotify Tambah Fitness Hub di Dalam Aplikasi”

Baterai 6.000mAh dan Storage UFS 2.2 Hingga 256GB

Salah satu perubahan ada pada sektor baterai. POCO C81 Pro memakai kapasitas 6.000mAh. Angka ini sedikit lebih kecil dari model standar. Sebelumnya, POCO C81 biasa membawa 6.300mAh. Meski dipangkas, kapasitas 6.000mAh masih sangat besar. Penggunaan harian seharusnya tetap tahan lama. Banyak pesaing masih berada di bawah angka tersebut. Nilai tambah utama justru hadir di penyimpanan. POCO membawa storage UFS 2.2 hingga 256GB. Jenis UFS umumnya lebih cepat dibanding eMMC biasa. Kecepatan baca tulis akan lebih baik. Membuka aplikasi dan memindahkan file terasa lebih lancar. Kapasitas 256GB juga sangat lega di kelas murah. Pengguna tidak perlu sering menghapus data. Kombinasi baterai besar dan storage cepat cukup menarik. Ini menjadi alasan utama varian Pro layak diperhatikan.

Unisoc T7250 dan Layar 6,9 Inci 120Hz

Untuk performa, POCO tetap memakai Unisoc T7250. Chipset ini diproduksi dengan proses 12nm. Konfigurasinya memakai CPU octa-core hingga 1.8GHz. Performa perangkat ditujukan untuk kebutuhan dasar harian. Aktivitas seperti chat dan media sosial seharusnya lancar. Streaming video dan game ringan juga masih memungkinkan. Perangkat dipadukan dengan RAM LPDDR4X 4GB. Jenis memori ini cukup umum di kelas entry-level. Di bagian depan, tersedia layar IPS LCD 6,9 inci. Ukurannya sangat besar untuk segmen harga rendah. Resolusi yang dipakai adalah HD+ 1600 x 720. Panel juga mendukung refresh rate 120Hz. Fitur ini cukup jarang di kelas murah. Navigasi dan scrolling akan terasa lebih mulus. POCO juga mengklaim brightness hingga 650 nits. Penggunaan luar ruangan berpotensi lebih nyaman.

Kamera Dasar Lengkap dengan NFC dan Fingerprint

Bagian layar memakai notch waterdrop klasik. Area tersebut menampung kamera depan 8MP. Kamera ini cukup untuk selfie dasar dan video call. Di belakang, tersedia kamera utama 13MP. Sensor itu ditemani auxiliary lens tambahan. Konfigurasi seperti ini umum pada kelas entry-level. Fokus utamanya tetap pada kamera utama. Untuk fitur tambahan, POCO memberi paket cukup lengkap. Sensor fingerprint ditempatkan di sisi bodi. Posisi ini praktis dan cepat dijangkau pengguna. Perangkat juga mendukung pengisian daya 15W. Ada fitur NFC yang cukup menarik. Tidak semua ponsel murah memiliki fitur tersebut. Slot microSD juga tersedia untuk ekspansi data. Jack audio 3.5mm tetap dipertahankan. Pengguna earphone kabel akan terbantu. Selain itu, perangkat membawa rating IP52. Perlindungan dasar dari debu dan cipratan air sudah tersedia.

“Baca Juga: SanDisk Rilis Card Reader QuickFlow TF Baru”

Berpeluang Hadir di Indonesia dengan Nama Berbeda

POCO C81 Pro diyakini akan segera hadir di Indonesia. Perangkat disebut sudah lolos TKDN dan Postel. Kedua sertifikasi itu sering menjadi tanda peluncuran dekat. Namun, ada kemungkinan nama produk berubah. Model ini bisa hadir sebagai POCO C81 standar. Strategi rebranding seperti ini cukup umum di industri. Menariknya, spesifikasi perangkat identik dengan Redmi A7 Pro. Model tersebut sudah lebih dulu hadir di Indonesia. Harga jual Redmi A7 Pro mulai Rp1,5 jutaan. Jika POCO memakai strategi serupa, harganya bisa kompetitif. Segmen ini sangat ramai dengan banyak pesaing kuat. Namun, layar 120Hz dan baterai besar menjadi modal penting. Storage 256GB juga memberi nilai tambah nyata. Kini perhatian tertuju pada harga resmi peluncuran. Jika agresif, POCO C81 Pro berpotensi menarik pasar entry-level Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *