donmckayfilm – Valve kembali menghadapi kebocoran terkait Steam Frame menjelang peluncuran headset VR tersebut. Video unboxing yang beredar memperlihatkan perangkat, aksesori, dan proses setup.
Steam Frame sendiri belum mendapatkan tanggal rilis maupun harga resmi dari Valve. Namun, materi yang bocor memberikan gambaran mengenai paket penjualan yang kemungkinan mendekati versi final.
“Baca Juga: Honor Pad 20 Pro Bawa Snapdragon 8s Gen 4 dan Baterai Besar”
Video tersebut juga memperlihatkan sejumlah panduan penggunaan perangkat. Materi itu mencakup proses login, pemasangan headset, hingga pengaturan berbagai aksesori.
Materi Resmi Valve Diduga Bocor melalui Steam Client
Video unboxing yang beredar bukan sekadar rekaman pengguna yang memperoleh Steam Frame lebih awal. Sebagian footage tersebut diketahui berasal dari materi resmi milik Valve.
Materi itu secara tidak sengaja tersedia melalui pembaruan Steam Client untuk perangkat berbasis ARM. Konten tersebut kemudian ditemukan dan disebarkan sebelum Valve menariknya kembali.
Selain video unboxing, terdapat beberapa panduan penggunaan Steam Frame. Panduan tersebut mencakup pemasangan strap, penggunaan wireless adapter, dan pemasangan aksesori tambahan.
Kebocoran ini memberikan gambaran lebih jelas mengenai proses awal penggunaan headset. Materi onboarding tersebut juga menunjukkan bagaimana Valve mempersiapkan perangkat untuk pengguna baru.
Paket Steam Frame Membawa Dua Controller dan Wireless Adapter
Dari isi kemasan yang terlihat, Steam Frame akan disertai dua controller. Valve juga menyediakan spacer yang dapat digunakan oleh pengguna yang memakai kacamata.
Paket tersebut turut mencakup wireless adapter dan kabel USB-C. Buku informasi juga menjadi bagian dari isi kotak perangkat.
Valve tampaknya menyiapkan Ergonomic Accessories Kit sebagai aksesori tambahan. Paket tersebut mencakup strap tambahan dan perlengkapan untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan.
Wireless adapter menjadi salah satu komponen penting dalam ekosistem Steam Frame. Perangkat tersebut memungkinkan headset terhubung secara nirkabel dengan PC atau Steam Machine.
Steam Frame Mengusung Konsep Headset VR Mandiri
Steam Frame terlihat membawa pendekatan berbeda dibandingkan Valve Index. Headset tersebut dirancang sebagai perangkat VR mandiri yang menjalankan SteamOS.
Meskipun bersifat mandiri, Steam Frame tetap dapat melakukan streaming game dari PC. Pendekatan tersebut membuat perangkat dapat digunakan dengan fleksibilitas lebih tinggi.
Laporan terbaru menyebut Steam Frame menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 sebagai chipset. Perangkat tersebut juga dilengkapi RAM 16GB untuk menjalankan sistem dan aplikasi.
Setiap mata mendapatkan layar beresolusi 2160 × 2160 piksel. Refresh rate perangkat juga disebut dapat mencapai 120Hz pada konfigurasi yang dilaporkan.
Spesifikasi tersebut menempatkan Steam Frame sebagai perangkat VR dengan kemampuan cukup tinggi. Namun, Valve belum memberikan konfirmasi final terhadap seluruh spesifikasi tersebut.
“Baca Juga: realme 17 Pro+ Dikabarkan Bawa Kamera 200MP dan Periskop”
Kebocoran Menunjukkan Steam Frame Semakin Dekat ke Peluncuran
Valve sebelumnya menargetkan Steam Frame untuk hadir pada musim panas 2026. Namun, perusahaan belum mengumumkan tanggal maupun harga resmi perangkat tersebut.
Munculnya materi unboxing lengkap memberikan indikasi bahwa pengembangan perangkat sudah berada pada tahap lanjut. Setidaknya, proses produksi dan perangkat lunak onboarding terlihat sudah dipersiapkan.
Kebocoran tersebut juga memberikan gambaran mengenai pengalaman awal pengguna Steam Frame. Berbagai aksesori dan panduan yang terlihat menunjukkan persiapan ekosistem perangkat.
Meski demikian, informasi dari materi bocor belum menggantikan pengumuman resmi Valve. Harga, tanggal rilis, dan spesifikasi final masih menunggu konfirmasi perusahaan.
Jika perangkat diluncurkan sesuai target, Steam Frame akan menjadi langkah baru Valve di pasar VR. Pendekatan mandiri dengan SteamOS sekaligus streaming PC menjadi salah satu daya tarik utamanya.