Bloober Team Garap 7 Game Horor, Ekspansi Besar

Bloober Team Garap 7 Game Horor, Ekspansi Besar

donmckayfilm – Bloober Team resmi mengumumkan perubahan besar dalam strategi pengembangannya pada 2026. Studio asal Polandia ini kini beralih ke sistem multi-proyek. Langkah tersebut memungkinkan mereka mengerjakan hingga tujuh game horor sekaligus. Keputusan ini diambil setelah evaluasi terhadap kondisi industri game global. Bloober Team ingin mengurangi risiko dengan tidak bergantung pada satu proyek saja. Strategi ini menandai fase ekspansi ambisius dalam pengembangan game mereka.

“Baca Juga: Wuchang Fallen Feathers Terancam Usai Tim Bubar”

Tujuh Game Horor Dikembangkan Secara Bersamaan

Dalam pengumuman resminya, Bloober Team menyebut sedang mengembangkan tujuh proyek horor. Beberapa di antaranya sudah diketahui publik, seperti Layers of Fear 3. Selain itu, terdapat juga Project M yang dikabarkan eksklusif untuk platform Nintendo. Di luar dua proyek tersebut, lima proyek lain masih dirahasiakan. Pengembangan paralel ini menunjukkan peningkatan kapasitas produksi studio. Namun, langkah ini juga memunculkan tantangan dalam menjaga kualitas.

Restrukturisasi Manajemen Perkuat Arah Baru Studio

Perubahan strategi ini diiringi dengan restrukturisasi besar di level manajemen. Bloober Team menunjuk Thaine Lyman sebagai head of studio. Ia merupakan mantan eksekutif dari Activision. Katya Baukova dari CD Projekt Red ditunjuk sebagai director of business development. Selain itu, Michał Gembicki kini menjabat sebagai head of publishing. Perubahan ini bertujuan memperkuat struktur organisasi. Manajemen baru diharapkan mampu mendukung strategi ekspansi studio.

Dua Tim Internal Fokus pada Proyek Utama

CEO Bloober Team, Piotr Babieno, menjelaskan pendekatan pengembangan yang digunakan. Perusahaan akan mempertahankan dua tim internal utama. Kedua tim ini bertanggung jawab atas proyek first-party. Babieno menilai pembatasan jumlah tim inti penting untuk menjaga kualitas. Fokus yang lebih terarah diharapkan menghasilkan game dengan standar tinggi. Strategi ini menjadi keseimbangan antara ekspansi dan kontrol kualitas. Selain itu, struktur tim yang lebih ramping memungkinkan koordinasi yang lebih efisien dalam proses produksi. Pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat tanpa hambatan birokrasi berlebih. Pendekatan ini juga membantu memastikan visi kreatif tetap konsisten di setiap proyek. Dengan menjaga skala tim tetap terkendali, perusahaan dapat meminimalkan risiko penurunan kualitas yang sering terjadi saat ekspansi terlalu cepat di industri game.

“Baca Juga: Denuvo Resident Evil Requiem Berhasil Dibobol”

Kolaborasi Co-Development Perluas Kapasitas Produksi

Selain tim internal, Bloober Team juga menggandeng Broken Mirror Games. Lima proyek tambahan akan dikembangkan melalui skema co-development. Pendekatan ini memungkinkan peningkatan kapasitas tanpa membebani tim utama. Kolaborasi ini juga membantu mempercepat proses produksi. Namun, konsistensi kualitas tetap menjadi tantangan utama. Ke depan, keberhasilan strategi ini akan menentukan posisi Bloober Team di genre horor global. Kolaborasi ini juga membuka peluang inovasi kreatif lintas tim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *