donmckayfilm – HMD Global dilaporkan telah mencapai kesepakatan baru untuk memperpanjang lisensi penggunaan brand Nokia, khususnya untuk pasar feature phone. Perpanjangan ini memungkinkan HMD untuk terus memproduksi dan memasarkan ponsel fitur berlabel Nokia hingga dua hingga tiga tahun setelah lisensi awalnya berakhir pada 2026. Meski belum diumumkan secara resmi, sumber industri menyebut bahwa kesepakatan ini sudah diamankan dan pengumuman tinggal menunggu waktu.
“Baca Juga: TSMC Naikkan Harga Produksi SoC, Qualcomm & MediaTek Bayar Lebih”
Langkah ini sejalan dengan strategi HMD dalam menjaga eksistensi brand Nokia di pasar ponsel dasar yang masih memiliki ceruk besar, terutama di negara berkembang seperti India dan Tiongkok. Nokia tetap menjadi nama yang dihormati dan diingat oleh jutaan konsumen di seluruh dunia.
Sejak 2016, HMD Pegang Hak Eksklusif Brand Nokia untuk Mobile
HMD Global pertama kali memperoleh lisensi eksklusif untuk menggunakan brand Nokia pada perangkat mobile sejak 2016. Dalam kesepakatan tersebut, HMD berhak memproduksi dan menjual smartphone serta feature phone dengan nama Nokia di bawah pengawasan lisensi resmi.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, HMD mulai melakukan peralihan strategi dengan meluncurkan smartphone menggunakan brand mereka sendiri. Walau begitu, untuk segmen feature phone, brand Nokia tetap dipertahankan karena memiliki daya tarik yang kuat dan citra yang terpercaya di mata pengguna ponsel klasik.
Brand Nokia Masih Sangat Kuat di Segmen Ponsel Fitur
Meskipun smartphone telah mendominasi pasar global, ponsel fitur tetap relevan di wilayah tertentu. India dan Tiongkok, dua negara dengan populasi terbanyak di dunia, masih menunjukkan permintaan signifikan terhadap feature phone. Konsumen di wilayah pedesaan, pengguna usia lanjut, atau mereka yang membutuhkan perangkat sekunder sering memilih ponsel jenis ini karena kesederhanaannya dan daya tahan baterai yang luar biasa.
Brand Nokia memiliki posisi yang solid di pasar ini. Nama besar dan sejarah panjangnya membuat konsumen lebih percaya pada produknya dibanding merek lain yang lebih baru. Hal ini menjadi alasan utama HMD mempertahankan brand Nokia di lini produk feature phone mereka.
HMD Pimpin Pasar Feature Phone di India Berkat Brand Nokia
Menurut data dari IDC tahun 2024, HMD Global memimpin pasar feature phone di India melalui penggunaan brand Nokia. Mereka mencatatkan pangsa pasar lebih dari 22% berdasarkan volume penjualan, dan hampir 21% berdasarkan nilai. Angka ini menunjukkan kekuatan Nokia sebagai brand yang masih sangat relevan di segmen ponsel dasar.
Dominasi ini diperkirakan akan terus berlanjut jika HMD mampu mempertahankan strategi distribusi yang kuat, dukungan purna jual, serta kualitas produk yang konsisten.
“Baca Juga: Vika Kolesnaya Tak Dipaksa Billy Syahputra Jadi WNI”
Perpanjangan Lisensi Jadi Langkah Strategis HMD di Tengah Persaingan
Perpanjangan lisensi brand Nokia merupakan langkah strategis penting bagi HMD di tengah persaingan global yang semakin ketat. Dengan mempertahankan hak atas brand legendaris ini, HMD tidak hanya memperkuat posisinya di pasar feature phone, tetapi juga menjaga koneksi emosional dengan konsumen setia Nokia.
Jika pengumuman resmi benar-benar dirilis dalam waktu dekat, ini akan menjadi sinyal kuat bahwa HMD tetap berkomitmen pada pasar ponsel fitur. Di saat bersamaan, perusahaan ini dapat terus mengeksplorasi pertumbuhan di sektor smartphone menggunakan brand-nya sendiri. Kombinasi dua jalur ini memberi HMD fleksibilitas tinggi untuk menavigasi pasar mobile yang terus berkembang.