donmckayfilm – Pemerintah Norwegia meluncurkan penyelidikan terhadap mantan perdana menteri Thorbjorn Jagland. Penyelidikan ini terkait dugaan korupsi berat. Kasus tersebut berawal dari hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Epstein dikenal sebagai pelaku kejahatan seksual dan pengusaha keuangan asal Amerika Serikat. Dugaan ini mencuat setelah dokumen baru dirilis otoritas AS. Nama Jagland disebut dalam sejumlah berkas tersebut.
“Baca Juga: xQc Terima US$1 Juta dari Activision”
Okokrim Ajukan Pencabutan Kekebalan Diplomatik
Badan antikorupsi Norwegia, Okokrim, menyatakan telah meminta pencabutan kekebalan diplomatik Jagland. Permintaan itu diajukan kepada Kementerian Luar Negeri Norwegia. Kepala Okokrim, Pal Lonseth, menjelaskan fokus penyelidikan. Investigasi akan menilai apakah Jagland menerima hadiah atau bantuan. Dugaan tersebut dikaitkan dengan jabatan yang pernah diembannya. Jagland sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri pada 1996–1997. Ia juga pernah menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Eropa.
Email Jagland dalam Dokumen Epstein
Nama Jagland muncul dalam dokumen yang dirilis pekan lalu dan langsung menarik perhatian publik. Dalam sebuah email bertanggal Mei 2012, ia menulis tentang kunjungannya ke Tirana dan menyebut keberadaan bersama “gadis-gadis luar biasa”, frasa yang kemudian memicu berbagai tafsir. Pada Januari 2013, Jagland kembali menulis email yang membahas rencana mengunjungi pulau pribadi milik Epstein. Dalam pesan tersebut, ia menyebut kemungkinan datang bersama istri dan putranya. Isi komunikasi ini memicu sorotan luas di media dan ruang publik. Otoritas kini menelusuri konteks serta latar belakang korespondensi tersebut untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum, sekaligus menilai relevansi isi email dengan klarifikasi yang telah disampaikan Jagland sebelumnya.
Bantahan Jagland atas Tuduhan
Pada 2 Februari 2026, Jagland memberikan tanggapan kepada surat kabar VG terkait isu yang berkembang di ruang publik. Ia menyebut email yang beredar sebagai jargon memalukan dan menilai bahasa yang digunakan dapat dengan mudah disalahartikan oleh publik. Jagland menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengunjungi properti milik Epstein seorang diri. Ia juga secara tegas membantah pernah tinggal atau bermalam di pulau pribadi Epstein. Menurut Jagland, klarifikasi ini penting untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar luas di media. Ia menyatakan siap bekerja sama apabila ada pihak yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Jagland menjaga kredibilitas pribadi dan menjawab keraguan publik, sekaligus menekankan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas.
“Baca Juga: WhatsApp Hadirkan Custom Lists, Bukan Sekadar Close Friends”
Pengacara Siap Serahkan Informasi ke Penyelidik
Pengacara Jagland, Anders Brosveet, menyatakan kliennya kooperatif. Ia memastikan semua informasi relevan akan diserahkan. Brosveet mengatakan pihaknya yakin terhadap hasil penyelidikan. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Reuters. Proses hukum kini bergantung pada keputusan pencabutan kekebalan. Penyelidikan ini berpotensi menjadi kasus politik besar di Norwegia.