donmckayfilm – WhatsApp terlihat tengah menyiapkan opsi privasi baru untuk meningkatkan kontrol pengguna saat membagikan status. Langkah ini melanjutkan upaya WhatsApp memperkuat fitur privasi di platformnya. Setelah sebelumnya diketahui menguji fitur Close Friends, kini muncul indikasi fitur tambahan bernama Custom Lists. Fitur ini dirancang untuk memberi fleksibilitas lebih besar dalam menentukan audiens status. Selama ini, pengaturan privasi status masih terbatas pada opsi umum. WhatsApp tampaknya ingin menjawab kebutuhan pengguna dengan lingkar sosial yang beragam. Perubahan ini berpotensi mengubah cara pengguna membagikan konten harian.
“Baca Juga: Baseus Perkenalkan Power Bank 25.000mAh dengan Output 200W”
Temuan Fitur Custom Lists di WhatsApp Beta Android
Informasi mengenai Custom Lists pertama kali diungkap oleh WABetaInfo. Fitur tersebut ditemukan dalam versi beta Android WhatsApp 2.26.5.11. Dalam versi ini, jejak pengembangan Custom Lists terlihat jelas di pengaturan privasi status. Temuan ini menunjukkan WhatsApp masih aktif bereksperimen dengan kontrol audiens. Fitur tersebut belum tersedia untuk diuji oleh pengguna beta. Kehadirannya masih sebatas pengembangan internal. Meski demikian, informasi ini memberi gambaran arah pengembangan WhatsApp ke depan. Fokus utamanya adalah personalisasi dan kontrol privasi yang lebih detail.
Cara Kerja Custom Lists dalam Mengatur Audiens Status
Melalui Custom Lists, pengguna dapat membuat beberapa daftar audiens berbeda untuk status. Setiap daftar bisa diisi sesuai kebutuhan sosial pengguna. Satu daftar dapat mencakup anggota keluarga terdekat. Daftar lain bisa berisi rekan kerja atau kelompok pertemanan tertentu. Pendekatan ini mirip dengan pengaturan audiens khusus di Facebook. Pengguna tidak lagi bergantung pada satu pengaturan privasi untuk semua status. Setiap status dapat ditargetkan ke daftar yang berbeda. Fitur ini memberi kebebasan dalam membagikan konten sensitif. Kontrol yang lebih rinci diharapkan mengurangi kekhawatiran soal privasi.
Detail Penting dan Batasan Penggunaan Custom Lists
Custom Lists memungkinkan setiap daftar diberi nama dan emoji. Fitur ini membantu pengguna mengenali daftar dengan cepat. Namun, terdapat batasan penting yang perlu diperhatikan. Jika seseorang dihapus dari daftar setelah status diunggah, kontak tersebut tetap dapat melihat status tersebut. Perubahan daftar hanya berlaku untuk status berikutnya. Artinya, pengaturan audiens tidak bersifat retroaktif. Informasi ini penting agar pengguna memahami batas kontrol yang tersedia. Pengaturan yang keliru tetap berisiko pada status yang sudah terlanjur tayang. WhatsApp tampaknya mempertahankan konsistensi dengan sistem status saat ini.
“Baca Juga: SBY Sebut Masa Depan Indonesia Kuat di Abad 21″
Hubungan Custom Lists dan Close Friends serta Status Pengembangan
Tangkapan layar yang dibagikan WABetaInfo menunjukkan Custom Lists muncul berdampingan dengan opsi Close Friends. Hal ini menandakan WhatsApp mengembangkan beberapa lapisan kontrol audiens. Pendekatan ini menunjukkan arah kebijakan privasi yang lebih granular. Pengguna nantinya dapat memilih antara Close Friends atau daftar kustom. Namun, kedua fitur tersebut masih belum dapat digunakan. Bahkan pengguna beta belum bisa mencobanya secara langsung. WhatsApp masih mengembangkan fitur ini secara internal. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis. Kehadiran fitur ini berpotensi menjadi pembaruan penting bagi privasi status WhatsApp.